Penerbit
 
Belanja Anda
0 item
 
Metode PEMESANAN

Untuk sementara pemesan satuan dapat dilakukan melalui marketplace di bawah.
Klik: BUKALAPAK
Klik: TOKOPEDIA
Klik: SHOPEE

 

Untuk PEMESANAN dalam jumlah besar dapat langsung menghubungi

081321881835

 
Metode Pembayaran


No. Rek : 3790109839
a/n Ronaik Milala
_____________________

bank mandiri
No. Rek : 1300010228248
a/n Ronaik Milala
_____________________

bank bri
No. Rek : 218401000044531
a/n Ronaik Milala
_____________________

 

Kiat Swasembada Energi untuk Jangka Panjang

Kiat Swasembada Energi untuk Jangka Panjang
Klik untuk memperbesar
Jika Pesanan anda diatas 50 exp, silahkan hubungi marketing kami 081321881835 untuk mendapatkan DISKON TAMBAHAN
Harga: Rp27,000
Penerbit: SATU NUSA
Kode Buku: SNA9999002
ISBN: 978-602-0907-37-6
Pengarang: Hasan
Ukuran: 13 x 20 cm
Tebal: 208 Hlm
Jenis Kertas: HVS
Stok: Ada
Persentase rata rata: Tidak di rating

Jumlah: BELI

Kiat Swasembada Energi
untuk Jangka Panjang

Pada zaman super modern ini, manusia sangat bergantung pada kebutuhan akan energi. Salah satu di antaranya adalah energi listrik. Energi listrik dibutuhkan pada hampir semua aktivitas manusia. Sementara itu, sumber energi yang digunakan untuk membangkitkan energi listrik masih mengandalkan dari sumber daya fosil, seperti bahan bakar minyak, batu bara, dan gas. Dari ketiga sumber energi tersebut, ketersediaan bahan bakar minyak terus berkurang. Akan tetapi, baru bara masih dapat di manfaatkan hingga sekitar seratus tahun mendatang, sedangkan gas masih dapat dimanfaatkan hingga sekitar 40 tahun mendatang.

Karena itu, sumber energi baru dan terbarukan harus terus dikembangkan. Energi terbarukan di antaranya energi matahari, panas bumi, tenaga angin, dan bahan bakar hayati. Adapun energi baru ialah energy nuklir.

Energi matahari sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Hal ini karena Indonesia terletak di daerah khatulistiwa sehingga mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Di sisi lain, pemanfaatan bahan bakar hayati juga potensial dilakukan di Indonesia. Hal ini dapat dilaksanakan dengan membudidayakan tanaman kelapa sawit, singkong, tebu, dan jarak pagar. Hasil olahan dari keempat komoditas tersebut dapat menghasilkan biodiesel dan bietanol, yang dapat menggantikan bahan bakar minyak.

Peluang untuk mengembangkan sumber energi alternative, seperti energi baru dan terbarukan tersebut sangat besar. Dengan demikian, di masa mendatang, Indonesia tidak akan mengalami krisis energi, tetapi justru dapat berswasembada engergi.

Penulis Hasan.

Tulis Ulasan
Nama anda:


Review Anda: Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Masukkan kode di dalam kotak di bawah ini:

Tidak ada gambar tambahan untuk produk ini.
There are no product.